Juga disebut Javanese, Colorpoint Longhair, Balinese (Javanese Division), Javi
Ras yang diakuiProfil singkat
Asal Dikembangkan di Kanada dan Amerika Serikat pada akhir tahun 1970-an dari garis Balinese, dengan stok dasar tipe Siamese yang berasal dari Asia Tenggara. Nama ini mengacu pada pulau Jawa, di sebelah Bali.12
Kucing oriental ramping, bertubuh panjang dengan kepala berbentuk baji dan telinga besar. Bulunya yang halus tidak memiliki lapisan bawah yang tebal, sehingga rata di tubuh dan terlihat ramping, dengan rambut terpanjang membentuk bulu di ekor. Mata selalu biru.41
Colourspoint warna solid: merah, krem, kayu manis, cokelat kekuninganpoint lynx (tabi) dalam banyak warna, termasuk perakpoint parti-warna (tortie)41
Kepribadian seperti apa mereka
Cerdas, suka bicara, dan penuh kasih sayang, meskipun sedikit lebih tenang daripada Siamese. Ia suka menjadi bagian dari apa pun yang dilakukan orang-orangnya dan menikmati sesi bermain yang baik diikuti dengan pelukan.413
Aktivitas harian seperti apa kesibukan sehari-harinya
Tinggi. Pemanjat dan pelompat yang bersemangat yang menyukai pohon kucing tinggi, rak, dan permainan interaktif harian untuk tetap terhibur.31
Grooming dan perawatan bagian praktis
Perawatan rendah untuk kucing berbulu panjang: tanpa lapisan bawah, bulu jarang kusut, jadi menyisir atau menyikat beberapa kali sebulan biasanya cukup.4
Beranda tempat mereka paling bahagia
Cocok untuk kehidupan di dalam ruangan dengan banyak ruang vertikal dan mainan untuk menjaga pikirannya yang sibuk tetap terisi.3
Teman siapa yang mereka suka ada di dekatnya
Terikat erat dengan keluarganya dan paling baik dengan ditemani dan interaksi rutin daripada sendirian dalam waktu lama.41
Kisahnya tempat semuanya bermula
Peternak Balinese di Kanada dan AS menginginkan pengakuan untuk warna di luar empat titik Siamese tradisional, sehingga dari tahun 1979 CFA mendaftarkan kucing ini sebagai Javanese. Ia mencapai status juara pada tahun 1986, dan pada tahun 2008 CFA menggabungkannya kembali ke dalam Balinese sebagai divisi warnanya sendiri.14
Fakta menarik untuk meja makan
1
Dinamai setelah Jawa, pulau tetangga Bali, mengikuti tradisi memberi nama tempat Asia Tenggara pada ras tipe oriental.1
2
Istilah 'kucing Javanese' pertama kali diciptakan sekitar tahun 1950 oleh peternak Helen Smith, meskipun untuk varietas yang berbeda dari yang sekarang.1
3
Tanpa lapisan bawah yang halus, bulu panjangnya rata dan ramping, bukan terlihat mengembang.4
4
Ia dapat melompat dengan mudah ke atas kulkas, rak buku, atau bahkan pintu.3
Asal usul nama cerita di baliknya
Nama 'Javanese' dipilih pada tahun 1979 oleh peternak yang, karena perlu nama baru untuk kucing mereka, melihat peta dan memilih Jawa, sebuah pulau dekat Bali, merasa cocok karena kedua pulau berbagi bahasa, budaya, dan agama yang sama, tetapi Jawa lebih besar, lebih kaya, dan lebih subur.5
Sehari dalam kehidupan diceritakan oleh seekor Javanese
Aku bangun dan meregangkan tubuh panjang dan halusku di ambang jendela yang terkena sinar matahari. Ibu memanggil namaku, dan aku berlari kecil, menggosokkan tubuh ke kakinya. Setelah sarapan, aku bertengger di pohon kucing tinggi favoritku, mengamati burung di luar. Lalu aku mengejar mainan tikus kriuk di lantai, melompat dan menerkam. Nanti, aku meringkuk di pangkuan Ayah saat dia membaca, mendengkur keras. Saat anak-anak pulang, aku menyapa mereka dengan cicitan dan meliuk di antara kaki mereka. Malam berarti lebih banyak pelukan di sofa. Aku suka menjadi bagian dari segalanya.
Cerita karangan, hanya untuk bersenang-senang. Bukan nasihat apa pun.
Diakui oleh bagian resmi
CFA
Didaftarkan sebagai ras terpisah tahun 1979, status kejuaraan 1986; digabung kembali ke Balinese tahun 2008 dan sekarang ditunjukkan sebagai Divisi Javanese dari Balinese4
Other registries
Nama 'Javanese' digunakan berbeda antar pendaftaran; beberapa menggunakannya untuk Oriental Longhair2
Irama perawatan a typical week and year
A typical home-care rhythm for a Javanese. A starting point, not a vet's advice.
Menyisir bulusetiap 2 hari
Mengurangi bulu rontok musim semiSisir lebih sering saat bulu rontoksetiap hari
Potong kukusetiap 3 minggu
Sikat gigiMenyisir setiap hari itu idealsetiap 2 hari
Sekop pasirsetiap hari
Ganti pasirsetiap minggu
BermainBermain setiap harisetiap hari
Perlindungan dari kutu, caplak, dan cacingJadwalkan sesuai rekomendasi dokter hewanmusesuai rekomendasi dokter hewan
Periksa ke dokter hewanMasa senior biasanya dimulai sekitar usia 11setiap tahun
Camilan yang mereka sukai buatan sendiri dan sederhana
Tips Javanese
Kucing Jawa bisa termotivasi oleh makanan, jadi gunakan makanan terukur dan batasi camilan hingga 10% kalori harian. Karena penyakit gigi umum terjadi, pertimbangkan camilan gigi atau diet yang direkomendasikan dokter hewan.
Camilan sederhana tanpa panggang yang terbuat dari bahan aman kucing seperti tuna, ayam, dan ubi jalar. Sempurna untuk acara spesial atau sekadar menunjukkan kasih sayang kepada kucing Anda.
Kamu butuh
1 kaleng tuna dalam air tanpa garam tambahan
1/2 cangkir ayam matang yang dipotong dadu halus
1/2 cangkir pure ubi jalar murni (tanpa pemanis atau bahan tambahan)
Cara
Buka kaleng tuna dan tiriskan airnya.
Tempatkan tuna dalam mangkuk pencampur dan hancurkan menjadi potongan kecil dengan garpu.
Tambahkan ayam yang dipotong dadu ke dalam mangkuk.
Aduk perlahan pure ubi jalar sampai campuran mengikat. Jangan tambahkan terlalu banyak atau akan menjadi encer.
Sendok campuran dan bentuk menjadi pancake mini.
Sajikan segera kepada kucing Anda.
Berapa banyak: Berikan sebagai camilan sesekali bersama makanan seimbang. Tidak cocok untuk kucing dengan kebutuhan diet khusus.
Biskuit renyah ini dibuat dengan bahan sederhana dan merupakan alternatif yang lebih sehat dibandingkan banyak camilan yang dibeli di toko, membantu mengelola berat badan jika diberikan dalam jumlah sedang.
Kamu butuh
1 kaleng tuna dalam air (tidak ditiriskan)
1 butir telur, dikocok
250g tepung terigu (bisa bebas gluten)
Air tambahan sesuai kebutuhan
Cara
Panaskan oven hingga 180°C (160°C dengan kipas) dan alasi loyang dengan kertas roti.
Blender tuna hingga halus menggunakan food processor atau blender tangan.
Dalam mangkuk besar, campur tuna yang sudah diblender dan telur yang sudah dikocok.
Tambahkan tepung dan aduk rata hingga membentuk adonan. Jika terlalu kering, tambahkan sedikit air.
Giling adonan di permukaan yang sudah ditaburi tepung hingga setebal sekitar 1/4 inci.
Potong biskuit kecil menggunakan cetakan biskuit kecil dan letakkan di loyang yang sudah dialasi.
Panggang selama 20 menit atau hingga renyah.
Biarkan dingin sepenuhnya sebelum disimpan.
Berapa banyak: Camilan harus diberikan dalam jumlah sedang, tidak melebihi 10% dari jatah makanan harian. Kurangi porsi makanan utama sesuai.
Resep yang disetujui dokter hewan dari PDSA yang menggunakan bahan sederhana untuk membuat camilan renyah lezat yang akan disukai kucing Anda.
Kamu butuh
145g potongan tuna dalam air mata air
120g tepung polos
1 sendok makan catnip kering
1 telur
Cara
Panaskan oven hingga 180°C (160°C dengan kipas).
Tiriskan tuna dan campur dengan tepung, catnip, dan telur dalam mangkuk sampai adonan terbentuk.
Gulung adonan di permukaan yang ditaburi tepung hingga sekitar 1/4 inci tebal.
Gunakan pemotong kue kecil untuk memotong bentuk biskuit.
Tempatkan biskuit di loyang kue yang diolesi minyak dan panggang selama 20 menit sampai kecoklatan keemasan.
Biarkan dingin sepenuhnya sebelum disajikan.
Berapa banyak: Satu biskuit sama dengan 10% dari kalori harian yang disarankan kucing Anda. Kurangi makanan utama mereka sebesar 10% pada hari camilan.
Bukan saran dokter hewan. Periksa ke dokter hewan dulu jika hewan peliharaanmu memiliki alergi, kondisi kesehatan, menjalani diet khusus, atau sedang hamil. Camilan harus tetap menjadi bagian kecil dari makanan harian. Potong sesuai ukuran yang aman dan awasi. Ketentuan penggunaan
Pertanyaan pemilik hal-hal yang ditanyakan semua orang
Seberapa sering saya harus memberi makan kucing Javanese saya, dan jam berapa saja?
Jadwal makan bervariasi tergantung usia, aktivitas, dan jenis makanan yang Anda pilih. Silakan tanyakan dokter hewan untuk rencana yang sesuai dengan kebutuhan kucing Anda.
Apa yang harus dimakan kucing Javanese, dan makanan apa yang berbahaya?
Makanan kucing komersial yang seimbang adalah yang terbaik, tetapi untuk jumlah pastinya periksa label dan dokter hewan. Makanan berbahaya termasuk cokelat, anggur, kismis, bawang bombay, bawang putih, dan xylitol, jauhkan semua ini dari kucing Javanese Anda.6
Apakah kucing Javanese perlu dimandikan?
Mandi jarang diperlukan untuk kucing Javanese, hanya saat mereka sangat kotor atau lengket. Bulu halus mereka tetap bersih dengan penyikatan rutin.7
Seberapa sering kucing Javanese perlu disikat?
Tanpa lapisan bawah, sisir atau sikat beberapa kali sebulan biasanya sudah cukup. Rencana awal Furry Diary menyarankan menyikat setiap 2 hari dan merontokkan bulu setiap hari selama musim rontok.4Rencana Pet Wiki
Bagaimana cara memotong kuku kucing Javanese, dan seberapa sering?
Potong kuku setiap 10 hingga 14 hari, ambil tidak lebih dari dua kuku per sesi pada awalnya. Rencana Furry Diary menyarankan setiap 21 hari, jadi Anda bisa menyesuaikan berdasarkan aktivitas kucing Anda.7Rencana Pet Wiki
Seberapa banyak bermain yang dibutuhkan kucing Javanese?
Kucing yang cerdas dan aktif ini membutuhkan permainan interaktif setiap hari dan suka memanjat pohon kucing yang tinggi. Furry Diary merekomendasikan bermain setiap hari untuk menjaga mereka tetap terhibur dan bahagia.31Rencana Pet Wiki
Bagaimana cara merawat gigi dan telinga kucing Javanese?
Menyikat gigi setiap hari adalah ideal, dan Furry Diary menyarankan menyikat setiap 2 hari. Untuk telinga, kebutuhan pembersihan bervariasi, tanyakan dokter hewan untuk rutinitas terbaik. Rencana Pet Wiki
Berapa lama kucing Javanese hidup?
Kucing Javanese biasanya hidup 8 hingga 12 tahun, dengan perawatan yang tepat dan pemeriksaan dokter hewan rutin.3
Apakah kucing Javanese cocok dengan anak-anak dan hewan peliharaan lain?
Ya, mereka penyayang dan menjalin ikatan erat dengan keluarga, jadi biasanya mereka rukun dengan anak-anak dan hewan peliharaan lain jika diperkenalkan dengan benar. Untuk saran spesifik, tanyakan peternak yang baik.41
Bisakah kucing Javanese ditinggal sendirian?
Kucing sosial ini paling baik dengan ditemani dan interaksi rutin, jadi waktu sendirian yang lama tidak ideal. Mereka berkembang saat ada orang di rumah atau dengan teman kucing.41
Ditulis dari sumber di halaman ini, beberapa panduan yang diperiksa (VCA, ASPCA, RSPCA) dan rencana perawatan awal Pet Wiki sendiri. Panduan ramah, bukan saran dokter hewan.